Yogyakarta,
26 Juli 2014// H-1 lebaran biasanya orang-orang sudah tiba di kampung
halamannya masing-masing. Mereka sudah bertemu degan sanak saudara untuk
melepas rindu. Atau, H-1 Lebaran orang-orang masih ada dalam perjalanan menuju
ke kampung halaman yang biasa kita dengar dengan istilah “Mudik”. Tapi kita
akan melihat pemandangan yang berbeda dengan alumni SMA Unggulan CT Foundation
khususnya Angkasa (angkatan kedua) yang ada di Yogyakarta. Bukan mereka
(Mahasiswa Angkasa UGM; Abdul Azis Pane, Nurdian, Safaruddin Ardi, Ridho Dimas
Pratama, Nyi Jayanti, Suryana Rsiky Siregar, dan Nafrah Angela) sedang di
perjalanan menuju kampung halaman, bukan mereka tidak mempunyai kampung
halaman, bahkan mereka merupakan perantau yang berasal dari Sumatera Utara.
Lalu apa alas an mereka tidak melakukan hal yang sama dengan khalayak banyak
pada umumnya saat detik-detik menuju lebaran?.
Alasannya
sangat simple. Factor finansial. Hal itu merupakan alasan tersebut mengapa
mereka masih di ranah orang saat lebaran.
Tapi
itu semua bukan halangan besar untuk menyambut hari lebaran dengan senang hati.
Lalu apa yang dilaksanakan H-1 lebaran?.
Jawabannya
BukBer. Buka bersama saat H-1 lebaran di Malioboro Yogyakarta. Tidak kalah
serunya. Menyenangkan. Bahkan lebih seru daripada orang-orang mudik. Disana
mereka bisa bercanda gurau antara sesama Angkasa yang ada di Yogyakarta.
Apalagi ada penambahan personel dari mahasiswa Bandung(UPI) Ummi Habibah,
Universitas Malang Diana Daniati dan juga Nur Mukni menambah suasana BukBer
semakin ramai dan asyik. Disini mereka
seperti saudaran kandung sendiri.
Mudah-mudahan
kekeluargaan ini dapat bejaln dengan akrab tanpa perpecahan.
Penulis
: Abdul Azis Pane
Follow
Twitter : Azis_Pane

0 komentar:
Posting Komentar